|
|
|
|
Kemuning Bisa Mengobati Batu Ginjal
|
| Senin, 09 Juli 2007 10:04:42 WIB |
Murraya Paniculata L atau biasa disebut `KEMUNING`. Tanaman yang biasanya tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau ditanam orang sebagai tanaman hias, atau tanaman pagar. Tanaman inin dapat kita temukan di dataran rendah hingga ketinggian 400 meter di atas permukaan laut.
Orang Sumatera biasa menyebut tanaman ini kamunieng. Di Sunda dikenal dengan nama jenar, kamuning. Sementara orang Jawa menyebutnya kemuning, atau kumuning. Orang Madura menyebutnya kamoneng. Di Bali, biasanya menyebut tanaman ini sebagai kajeni, kemuning, atau kemoning.
Pada Ensiklopedia Milenium Tumbuhan berkhasiat Obat Indonesia Jilid I karya Prof Hembing Wijayakusuma, disebutkan kemuning yang masuk suku jeruk-jerukan ini merupakan perdu (pohon kecil) dengan percabangan sangat banyak. Tingginya sekitar 3-8 meter, batangnya keras, beralur dan tidak berduri.
Yang biasa dijumpai untuk memagari pekarangan rumah adalah jenis kemuning yang berdaun kecil dan lebat. Daun tanaman ini merupakan daun majemuk menyirip ganjil dengan anak daun 3-9 yang tumbuh berseling-seling.
Tanaman ini berasa pedas, pahit, hangat, yang berkhasiat mematikan rasa (anesthesia), penenang (sedatif), antidarang (antiinflamasi), menghilangkan bengkak (antiswelling), antirematik, melancarkan peredaran darah, dan antitiroida.
Untuk keperluan pengobatan, bagian yang dipakai adalah akar, batang, dan daun. Kemuning berkhasiat untuk mengobati penyakit rematik, sakit pinggang (lumbago), sakit gigi, radang otak (epidemik encephalitis B), local anesthesia, radang buah zakar (orkhitis). Selain itu juga penyakit radang saluran nafas (bronkhitis), infeksi saluran kemih, batu kandung kemih, batu ginjal, haid tidak teratur, keputihan, lemak tubuh berlebihan (obesitas), gigitan serangga dan ular, bisul, koreng, eksim, borok, dan gatal-gatal.
Untuk mengobati batu ginjal, batu kandung kemih, daun kemuning segar ditambah 150 cc air lalu dijus. Setelah itu disaring lalu diminum airnya.Bagi penderita rematik dan memar akibat terpukul, sebanyak 15-30 gram akar kering kemuning dan 15 gram jahe merah (Zingiber officinale Rosc) dicuci bersih lalu direbus dengan air 600 cc hingga tersisa 200 cc. Kemudian disaring dan airnya diminum.
Untuk pemakaian luar tumbuhan kemuning segar dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Atau, bisa dengan cara direbus kemudian airnya dipakai untuk mencuci bagian yang sakit. Sedangkan untuk pemakaian dalam (minum), 9 - 15 gram kemuning kering atau 30-60 gram yang segar direbus dan airnya diminum.[mr/jul].
| ? | ? |
|
| Sumber: rileks.com |
|
|
Anda bisa memberi komentar atas informasi diatas ini (Member atau Non Member). |
|
Komentar (3) |
|
|
| |
|
|
|
|